
NEUROEKONOMI ISLAM Menelaah ‘Aql, Qalb, dan Nafs dalam Keputusan Finansial Kontemporer

- PENELITIAN KUANTITATIF DALAM PENDIDIKAN
- PEMIKIRAN TOKOH PENDIDIKAN ISLAM GENERASI X DAN MILENIAL DI KALIMANTAN SELATAN
- PROFESIONALISME GURU DAN REFORMASI PENDIDIKAN DI ERA PERUBAHAN
- Eksplorasi Morfologi dan Anatomi Pisang Varietas Musa acuminata x Musa balbisiana
- HUKUM KETENAGAKERJAAN: Pengantar dan Asas-Asas Dasar
- Menebar Ilmu, Menyebar Bakti: Jejak Hidup dan Pengabdian Prof. Dr. H. Akh. Fauzi Aseri, M.A
- PENGANTAR BIMBINGAN & KONSELING (Bimbingan dan Konseling Ummat Islam)
- TEOLOGI AHL AL-SUNNAH WA ALJAMÂ’AH SYEKH MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI
- Tumbuh Kembang Anak di Era Digital: Perspektif Literasi, Kesehatan, Perilaku, Lingkungan, dan Budaya pada Anak Usia Dini
- NEUROEKONOMI ISLAM Menelaah ‘Aql, Qalb, dan Nafs dalam Keputusan Finansial Kontemporer
- Briket Plastik sebagai Energi Alternatif
- TAWHIDI DIMENSIONS IN KNOWLEDGE Interdisciplinary Perspectives Through 5D Thinking
| Judul | : | NEUROEKONOMI ISLAM Menelaah ‘Aql, Qalb, dan Nafs dalam Keputusan Finansial Kontemporer |
| ISBN | : | sedang diusul |
| Penulis | : | Muhammad Syafi’i, M.Ag. |
| Editor | : | Muhammad Alfin Ramadhan |
Buku Neuroekonomi Islam: Menelaah 'Aql, Qalb, dan Nafs dalam Keputusan Finansial mengajak pembaca memahami keputusan ekonomi sebagai proses yang tidak semata-mata ditentukan oleh perhitungan untung-rugi, tetapi juga oleh kerja otak, emosi, kebiasaan, serta kesadaran moral dan spiritual. Bertolak dari kritik terhadap asumsi homo economicus, buku ini membahas keterbatasan rasionalitas, bias kognitif, perilaku ikut-ikutan, dan pengaruh algoritma digital terhadap pilihan finansial. Dari perspektif neurosains, pembahasan diarahkan pada peran korteks prefrontal, sistem limbik, dan dopamin dalam perencanaan, pengendalian impuls, serta respons terhadap risiko dan imbalan.
Selanjutnya, buku ini mempertemukan penjelasan tersebut dengan khazanah filsafat Islam, khususnya pemikiran Al-Ghazali dan Ibnu Sina mengenai 'aql (akal), qalb (hati atau kesadaran moral), dan nafs (dorongan hasrat). Melalui pendekatan lintas disiplin, penulis menawarkan kerangka untuk merefleksikan bagaimana pertimbangan rasional dan orientasi etis dapat membimbing perilaku konsumsi, pengelolaan utang, investasi, dan interaksi ekonomi digital.
Buku ini ditulis untuk memperkaya kajian ekonomi syariah dan mendorong pembaca mengambil keputusan finansial secara lebih sadar, bertanggung jawab, dan selaras dengan nilai keadilan serta kemaslahatan. Sasaran pembacanya meliputi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi lembaga keuangan syariah, dan masyarakat yang berminat pada hubungan antara ekonomi, neurosains, dan pemikiran Islam.



